Dari Cara Membuatnya Hingga Cetak Kop Surat

No Comments

Pada wujud kop surat sebuah perusahaan dan instansi pemerintahan terdapat perbedaan diantara keduanya. Perbedaan tersebut akan tampak jelas meski dilihat dengan sekilas, jika pada kop surat suatu perusahaan akan terletak pada tampilannya dimana biasanya kop surat dibuat lebih menarik dan dinamis, sedangkan pada suatu instansi pemerintah kop surta seringkali dibuat lebih formal atau resmi.

Biasanya suatu perusahaan akan memesan dan akan cetak kop surat beserta amplop, kartu nama dan juga stopmap secara seragam. Meski uaang yang dikeluarkan memang lebih banyak, tapi hal tersebut justru meringankan biaya produksi dan juga sebagai kebutuhan peralatan perusahaan tersebut apabila suatu waktu tak terduga dibutuhkan.

Membuat kop surat itu sangat terganting dengan kebutuhan suatu perusahaan atau instansi, namun secara sederhana dan pada umumnya, membuat kop surat hanya perlu lima cara ini. :
Pertama, adalah menentukan materi, ini adalah hal dasar yang memang perlu untuk dipikirkan. Karena kadang bagi suatu perusahaan materi dalam membuat kop surat itu berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun secara umum beberapa materi yang sering dicantumkan dalam kop surat yaitu: logi perusahaan, nama usaha perusahaan, alamat kedudukan usaha, nomor teleponn atau faximile, alamat email, alamat website, atau elemen grafis lainnya seperti foto atau gambar ilustrasi.

Kedua, yaitu menentukan ukuran, pada umunya dalam membuat kop surat tidak ada aturan khusus mengenai seberapa perlu ukuran kop surat pada kertas. Ruang kertas yang biasa diletakan untuk kop surat hanya sekitaran 3 cm margin atas, dan itu pun masih bisa disesuaikan dengan kebutuhan kop surat perusahaan tersebut, bisa saja lebih besar atau lebih kecil. Hal ini berhubungan dengan tata letak atau layout pada kop surat tersebut.
Ketiga, yaitu membuat desain, hal ini sangat bergantung pada siapa sosok dibalik pembuatan kop surat atau desainer. Hal yang menjadi sangat vital yaitu baik buruknya tata letak, penggunaan warna, ataupun komposisi elemen kop surat tersebut. Maka penentuan desainer pun menjadi hal yang harus dipikirkan oleh pihak perusahaan agar dalam pengerjaannya menjadi hasil yang selaras, menarik, dan harmonis untuk dilihat serta mempunyai makna.

Keempat adalah memilih jenis kertas. Hal ini menjadi penting karena kertas digunakan sebagai alat timpa kop surat, namun jenis kertas yang umumnya digunakan untuk kop surat adalah kertas HVS dengan ukuran gramasi 70-8- gram, baik HVS berukuran kertas A4 atau F4. Namun hal tersebut tergantung perusahaannya, ada juga yang menggunakan jenis kertas lain yang lebih baik untuk menampilkan esensi lebih elegan dan eksklusif.

Kelima, adalah mencetak kop surat. Hal ini menjadi tahap terakhir yang ditunggu-tunggu setelah empat tahap sebelumnya. Mencetak kop surat bisa dengan mesin fotocopy, printer biasa, degan teknis sablon, cetak digital, ataupun dengan mesin cetak offset. Hal teknis akhir ini tergantung dengan kebutuhan perusahaan tinggal disesuaikan saja.
Itulah lima tahap dari mulai pengerjaan kop surat hingga hasil akhir yaitu cetak kop surat.

Categories: Percetakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *